Showing posts with label Perubahan Iklim. Show all posts
Showing posts with label Perubahan Iklim. Show all posts

Tuesday, February 15, 2011

Bumi Kita, Warisan dan Titipan Kita

,
Copyright 2011 My Zon3 Media
Save Our Earth, Bumi Milik Kita Bersama, dll. Pastinya anda sudah tidak asing  dengan kata-kata tersebut. Terutama bagi anda pecinta lingkungan, komunitas tunas hijau dan sejenisnya. Nah apa yang menjadi penyebab kata-kata tersebut sering dimunculkan?? Jika anda tahu maka anda salah satu dari sekian banyak orang yang peduli dengan bumi kita tercinta ini dan jika anda belum saya akan memberitahu anda apa yang sebenarnya terjadi yang salah satunya akan dibahas pada artikel ini. Saya jawab dahulu saat ini bumi mengalami perubahan iklim yang disebabkan oleh beberapa faktor yang akan kita bahas kali ini.

Mungkin anda bertanya-tanya mengapa saya mengambil judul seperti diatas untuk artikel ini. Baiklah saya akan menjawabnya. 

Warisan dikenal sebagai sesuatu yang diterima secara turun temurun. Tetapi yang dimaksud dalam Bumi Kita, Warisan Kita adalah bumi yang telah kita tempati ini pemberian dari Tuhan YME yang telah dirawat dan dijaga dengan sebaik mungkin oleh nenek moyang kita zaman dahulu sehingga kita masih dapat menikmati bumi ini dengan baik sampai detik ini selain kehendak dari Tuhan YME. 

Nah saat ini tidak sedikit orang yang mengartikan jika warisan itu sesuatu yang kita terima secara turun temurun dan kewajiban akan merawat hal tersebut kurang dihiraukan padahal kita harus berusaha semaksimal mungkin menjaga untuk menurunkannya lagi kepada anak cucu kita kedepannya. Pada kenyataanya sedikit orang yang mengplikasikan hal tersebut untuk bumi kita tercinta, contoh yang paling sederhana adalah membuang sampah sembarangan. Kalimat yang identik saya gunakan semasa saya masih kecil ini termasuk berpengaruh dengan apa yang terjadi pada bumi kita saat ini. 

Buang sampah atau limbah sembarangan selain dapat menyebabkan banjir dan timbulnya gas metana. Dampak banjir sendiri dapat dikatakan lumayan bagaimana tidak para pengguna jalan harus dibuat berputar-putar karena air, lalu petani juga mengalami rugi besar akibat mereka gagl panen. Hal itu adalah salah satu contoh yang sepele dikalangan masyarakat kita.. Sedangkan contoh lain adalah pembuangan limbah pabrik menuju sungai-sungai yang dapat mengurangi gas O2 yang dapat menyebabkan kematian pada ikan-ikan atau biota yang ada , merusak ekosistem tanah.

Hal tersebut dapat diibaratkan suatu cairan kimia yang hanya setetes dapat merusak satu cairan dengan volume 1 liter atau lebih. Maksudnya adalah sekecil apapun faktornya dapat menimbulkan sesuatu yang berdampak besar. ” Sedikit Demi Sedikit, Lama-Lama Menjadi Bukit ”.
Selain membuang sampah sembarangan masih banyak faktor yang menyebabkan bumi kita tercinta ini mengalami perubahan iklim. Mari kita bahas beberapa faktor yang menjadi sebab berubahnya iklim di Bumi.

GRK kepanjangan dari gas rumah kaca adalah beberapa gas yang terdapat pada atmosfir. GRK sendiri beranggotakan seperti gas Metana yang diperoleh salah satunya dari membuang sampah sembarangan, lalu gas karbondioksida, karbon monoksida. Fungsi GRK sendiri adalah untuk menyerap panas matahari yang nantinya akan dikeluarkan ke angkasa. Jadi bumi tidak terlalu panas, tetapi apabila kita terlalu banyak GRK di atmosfir panas yang seharusnya keluar maka ia akan kembali lagi dan tidak bisa dilepaskan keluar bumi.

Hal tersebut mengakibatkan suhu di bumi semakin panas dan menyebabkan beberapa akibat, seperti mencairnya es dan kematian kepiting. Kematian kepiting diprediksi karena adanya perubahan suhu air laut yang semakin dingin.

Gas Karbondioksida salah satu anggota GKR juga yang berperan penting di pemanasan global. Hal itu terjadi akibat pertumbuhan kendaraan-kendaraan yang sangat pesat. Tidak perlu jauh-jauh untuk membayangkannya langsung saja kita lihat Jakarta. Sudah tiap hari macet karena sudah melebihi kapasitas. Pertumbuhan jalan di Jakarta lebih lambat dibandingkan pertumbuhan kendaraan yang sangat super cepat. 

Kemacetan tersebut semakin memperlambat laju kendaraan dan semakin lama dan banyak pula gas CO2 yang dikeluarkan oleh motor atau mobil tersebut. Andaikan 1 kota 1 mobil bumi ini mungkin tidak akan panas.. #Berkhayal. Saran saya ada di satu hari saja para pengguna kendaraan bermotor di DUNIA dilarang menggunakan kendaraannya full day. Apabila itu dilakukan diseluruh dunia maka bukan tidak mungkin suhu bumi akan kembali normal. 
 
Nah hal tersebut adalah beberapa kelalaian manusia dalam menjaga warisan yang telah turun temurun dari nenek moyang kita dan pemberian Allah SWT. Sekarang apa yang dimaksud ”Bumi Kita, Titipan Kita”.
”Bumi Kita, Titipan Kita”. Menurut saya titipan adalah suatu pemberian sementara yang menjadi tanggungan orang yang diberi sesuatu tersebut dan ia wajib menjaga agar tidak rusak, tanggungan titipan sendiri lebih besar daripada warisan. Jadi yang dimaksud disini adalah bumi sebagai titipan dari Tuhan YME dan kita sebagai orang yang diberi dan kita wajib menjaga dengan kepentingan bersama. 

Bagaimana sekarang sikap anda?? Setelah ini saya akan memberikan beberapa solusi untuk mengatasi bumi kita agar dapat kita jaga hingga anak cucu kita tumbuh dewasa..

Pada permasalah pertama tentang sampah pastinya kita sudah dapat menebak apa solusinya. Ya tepat sekali.. Solusinya adalah membuang tempat sampah terdekat. Anggaplah Tong sampah sangat membutuhkan sampah-sampah yang tidak dapat dipakai, ibaratkan mereka sebagai makhluk hidup yang membutuhkan sampah.

Copyright 2011 My Zon3 Media
Selain itu ada satu istilah lain menurut saya yaitu RESCUE (ReuSe, reCycle, redUcE) atau umumnya orang menyebut 3R. Reuse (re-use) adalah penggunaan kembali atau memilah-milah sampah dan memakainya lagi. Seperti kaleng bekas adalah salah satu contoh sampah yang dapat digunakan dalam metode Reuse.

Setelah Reuse ada temannya yang bernama Recycle (re-cycle) atau perputaran siklus nah maksudnya mengelola kembali atau sering disebut daur ulang. Apa bedanya dengan reuse? Jika reuse botol yang dapat dipakai akan dipaki lagi nah jika recycle kaleng tersebut di olah lagi menjadi barang yang memiliki harga yang lebih tinggi. Contoh baru-baru ini terdapat miniatur kapal pesiar dengan bahan dasar kaleng rokok. Bagaimana lebih berharga dari sekilo kaleng bukan. Selain itu kita dapat mengelolah kembali kotoran hewan yang menimbulkan gas metana menjadi pupuk organi untuk tumbuhan.

Ada Reuse, Recycle dan pasti ada sahabatnya lagi dia adalah Reduce, menurut saya teman yang satu ini cukup efektif. Karena reduce langsung menuju titik point yaitu mengurangi penggunaan sampah. Mengurangi disini dimaksudkan contoh kita tidak menggunaka kresek atau tas plastik untuk membungkus sesuatu, tetapi menggunakan tas kain yang kecil yang bisa dipakai berkali-kali.

Masuk ke permasalahan kedua untuk mengurangi gas rumah kaca ada beberapa solusi antara lain :
Satu tangan satu tanaman salah satu metode yang sangat membawa pengaruh pada bumi ini. Dengan jumlah manusia di bumi ini bukan tidak mungkin suhu bumi menjadi normal. 

Gunakan metode RESCUE agar kita dapat mengurangi produksi gas metana. Dimana gas metana adalah salah satu anggota gas rumah kaca

Mengurasi konsumsi daging karena apabila kita mengkonsumsi daging terlalu berlebih sama dengan kita mendukung banyaknya gas metana, dan mulailah menjadi vegetaran. Semakin hijau semakin sejuk.

1.3 Saving energy Arek11
Pada era yang semakin maju dan perkembangan teknologi sudah tidak bisa dipungkiri saya sebagai blogger  akan turut berpartisipasi dalam menyelamatkan bumi. Bagaimana caranya? Lihat gambar  1.3. Apa itu bro? Anda bisa menggunakan sreensaver hemat energi yang dikeluarkan oleh onlineleaf dengan menggunakan itu anda bisa menghemat energi yang dibutuhkan dari energy awal dengan cara itu setidaknya kita sebagai blogger turut berpartisipasi secara online.. :)


Sekarang anda sudah pasti tahu apa yang saya maksud BUMI MITA, WARISAN dan TITIPAN KITA, benarkan? Setelah membaca artikel ini saatnya kita bertindak untuk bumi, bukan sekedar menulis. AYO BUMI MILIK KITA BERSAMA


Read more

Thursday, February 10, 2011

Iklim Juga Bisa “Nge-ROCK”

,
Jam berganti hari, hari berganti bulan. Banjir Queensland, Pakistan dan kota-kota lain di Dunia, tahukah anda apa yang terjdi pada bumi ini sekarang? Pada saat ini telah terjadi perubahan iklim yang ekstrim. Sudah beberapa bulan sejak kira-kira bulan Oktober iklim di dunia sudah berubah dan tidak menentu. Saat musim kemarau hujan lebat sering terjadi, saat musim hujan kemarau masih tersisa hujan jarang tetapi curah hujan sangat tinggi.

Perubahan iklim terjadi karena adanya peningkatan suhu permukaan bumi yang pada umumnya disebabkan oleh kita sendiri sebagai manusia. Terlalu banyak kegiatan manusia yang menyebabkan meningkatnya suhu bumi. Beberapa penyebab yang sering dilakukan manusia antara lain :

- GRK  kepanjangan dari gas rumah kaca adalah beberapa gas yang terdapat pada atmosfir. Fungsi GRK sendiri adalah untuk menyerap panas matahari yang nantinya akan dikeluarkan ke angkasa. Jadi bumi tidak terlalu panas, tetapi apabila kita terlalu banyak GRK di atmosfir panas yang seharusnya keluar maka ia akan kembali lagi dan tidak bisa dilepaskan keluar bumi. GRK sendiri terdiri seperti gas karbondioksida, gas metana.

- Limbah, Kotoran atau Sampah. Kebiasaan yang tidak dapat hilang 100% yaitu tentang membuang sampah pada tempatnya. Sampah-sampah yang kita buang sembarangan itu adalah salah satu potensi adanya gas metana yang termasuk kedalam GRK.
Pada kotoran yang dimaksud adalah kotoran manusia ataupun hewan. Tetapi penyumbang gas metana terbesar adalah hewan atau peternakan yang dimiliki manusia. Seperti yang pernah di utarakan oleh FAO bahwa ”peternakan adalah penyumbang nomer satu gas metana” dibanding dengan kegiatan transportasi lain. Maka ada baiknya kita dapat memanfaatkannya menjadi pupuk.

- Gas Karbondioksida salah satu anggota GKR juga yang berperan penting di pemanasan global. Hal itu terjadi akibat pertumbuhan kendaraan-kendaraan yang sangat pesat. Tidak perlu jauh-jauh untuk membayangkannya langsung saja kita lihat Jakarta. Sudah tiap hari macet karena sudah melebihi kapasitas. Pertumbuhan jalan di Jakarta lebih lambat dibandingkan pertumbuhan kendaraan yang sangat super cepat.

Kemacetan tersebut semakin memperlambat laju kendaraan dan semakin lama dan banyak pula gas CO2 yang dikeluarkan oleh motor atau mobil tersebut. Andaikan 1 kota 1 mobil bumi ini mungkin tidak akan panas.. #Berkhayal. Saran saya ada di satu hari saja para pengguna kendaraan bermotor dilarang menggunakan kendaraannya full day. Apabila itu dilakukan diseluruh dunia maka bukan tidak mungkin suhu bumi akan kembali normal.

Beberapa hal yang saya sebutkan diatas adalah beberapa penyebab berkaitan dengan perubahan iklim di bumi kita tercinta. Selanjutnya ada beberapa dampak akibat perubahan iklim bumi. Dampak-dampak tersebut antara lain :

- Banjir. Hampir separo negara didunia menghadapi banjir akibat perubahan musim. Dilihat dari luasnya Australia dinilai paling parah karena hampir wilayah queensland terendam banjir yang cukup tinggi. Tidak perlu jauh ke Queensland di kota tercinta saya sendiri yaitu Surabaya beberapa waktu lalu Surabaya dilanda hujan hampir setiap hari sehingga hampir semua sungai meluber ke jalan yang berdampak buruk bagi pengguna jalan seperti pelajar, guru, dll. Pengguna jalan harus dipaksa berputar-putar oleh air.
Pic by Aqmal N J

Sementara itu bagian kanan dan kiri gambar diatas adalah salah satu sawah yang berada di Surabaya Barat. Sepulangnya dari sekolah saya melihat lahan padi tersebut sudah rusak dan mungkin gagal panen.

Hal tersebut mempunyai dampak cukup buruk kedepannya bisa saja harga beras melambung seperti lombok yang saat ini hampir 100rb/kg. Nasib padi belum seperti lombok, tetapi bisa saj kedepannya seperti lombok. Sampai-sampai kemarin saya beli tahu petis yang biasanya dikasi lombok untuk pelengkap, untuk sekarang "lombok tersebut hanya untuk penghias", kata penjual.

Sama akibat beda dampak, selain banjir merugikan petani karena lahannya terisi air dan pengguna jalan yang harus dibuat berputar-putar untuk menghindari banjir ada satu lagi yang menjadi masalah dalam kehidupan sehari-hari yaitu sulitnya mendapat air bersih karena banjir tersebut. Bagi rakyat yang tidak menggunakan PDAM dampak ini sangat menyulitkan warga. Tetapi menggunakan PDAM tak menjadi jaminan, contohnya warga Jakarta yang menjadi korban banjir rob PDAM di daerah tersebut mati selama bajir belum surut.


Perubahan dari terang menjadi mendung. By Aqmal N J
- Suhu Lingkungan yang berubah ubah dapat menyulitkan kita dalam menyesuaikannya. Apabila tidak memiliki daya tahan tubuh yang lagi fit kita mudah terserang penyakit. Seperti contoh dikelasku saja banyak yang sakit meskkipun cuman demam atau masuk angin tapi itu juga tidak enak untuk sebagian pelajar. Tetapi alhamdulillah Allah masih memberikan rahmatnya untuk saya. :-) Dan sampai menuliskan artikel ini untuk mengikuti lomba blogor . .


- Angin Kencang Beda dengan siang hari yang biasanya hujan dimalamnya pernah terjadi angin kencang mungkin itu yang dinamakan badai yang membuatku sedikit merinding melihatnya. Beberapa hari kemudian ada berita bahwa salah satu tower televisi rubuh tepatnya Malang, Jawa Timur.Tetapi kejadian tersebut tidak sampai memakan korban jiwa.

Selain menyebab pohon, reklame serta tower tumbang, angin kencang tersebut melanda laut jawa dan sekitarnya. Hal tersebut berdamapk buruk bagi nelayan-nelayan yang sumber penghasilannya total ada di laut.

- Mencairnya ES di kutub utara. Sejak tahun 2007 luas ES dikutub utara telah berkurang dengan signifikan sejak 3 dekade terakhir. Diperkirakan tahun 2025 es di kutub utara akan mencair seluruhnya akibat panasnya suhu bumi. Hal tersebut berdampak pada tingginya air laut di dunia. Salah satu yang telah meneliti adalah negara bagian Amerika sampai-sampai salah satu komunitasnya telah membuat simulasi tentang tenggelamnya patung liberty.
 
 
Nah, mungkin hal-hal diatas adalah sebagian kecil tentang perubahan iklim, lalu bagaiman sikap anda kedepan? Bengong, diam, menunggu lebih parah lalu bertindak? Ayolah kawan, kembalikan bumi tercinta kita dengan usaha kita mulai SEKARANG . . AYO, BUMI MILIK KITA BERSAMA REK !!!
Read more
 

My News Zone Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger